Selasa, 19 Oktober 2010

TUGAS RESUME PENGANTAR BISNIS BAB 4


Nama   : Rindy Agustin
Kelas   : 1 EB 17
Npm    : 25210987

PENGERTIAN MANAJEMEN


v  Arti dan fungsi Manajemen
Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
manajemen mempunyai lima fungsi yaitu:
1.      Perancangan
2.      Pengorganisasian
3.      Pengarahan
4.      Pengorganisasian
5.      Pengawasan

v  Jenjang Manajemen
Perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah:
1.      Manajemen puncak atau manajemen eksekusif
2.      Manajemen madya atau manajemen administrative
3.      Manajemen operasional atau manajemen supervisori

a.      Manajemen Puncak
Jenajang tertinggi adalah manajemen puncak sering disebut manager senior atau eksekutif kunci, Manajemen puncak bertugas menyusun rencana umum perusahaan dan mengambil keputusan penting.

b.       Manajemen Madya
Manajemen madya meliputi pimpinan pabrik dan / manajer divisi.yang mempunyai  tanggung jawab dalam penyusunan rencana operasi yang melaksanakan rencana rencana umum dari manajer puncak.
c.       Manajemen Operasional
Manajemen operasional ini merupakan jenjang terendah . Tugasnya menyangkut pelaksanaan recana yang dibuat oleh para manajer madya.

LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
Latar belakang sejarah manajemen yang berkembang berawal dari eropa, meskipun secara riil manajemen itu sudah ada sebelumnya dieropa maupun dibenua lain.
v  Gerakan manajemen ilmiah
Taylor dikenal sebagai bapak dari the principles of scientific gerakan manajemen ilmiah. Buku yang diterbitkan berjudul manajement.Sebelum Taylor menjadi teknisi pimpinan di madvale steel company, ia merintis kariernya dari sebagai buiruh biasa. Ia telah mengadakan beberapa eksperimen untuk menentukan standart kerja.Penelitian dan buku dari taylor itu telah membuktikan bahwa manajemen dapat dipelajari secara ilmiah oleh siapapun.

SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN
Dari beberapa sekolah tentang pemikiran manajemen yang muncul , kita akan membahas lima yaitu:
v  Sekolah klasik ( Classical school)
Sekolah klasik berawal dari dengan adanya formasi perusahaan besar. Sekolah klasik telah member saran tentang fungsi-fungsi manajer primer yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian.
v  Sekolah perilaku (behafior School)
Sekolah perilaku yang juga disebut leadership, human relations, atau school of manajemen. Seklah perilaku menarik beberapa disiplin seperti psikolok dan sosiolagi sebagai bagian dari latar belakang pendidikan manajer.
v  Sekolah ilmu manajemen (manajement science school)
Sekolah manajemen ini melibatkan matematika an statistic.Jenis yang lain adalah hubungan matematis antara beberapa fariabel.diprogram untuk computer.
v  Analis system
Analis system menawarkan suatu alat untuk melihat kegiata interen dan ekstern dari perusahaan.dan berkaitan dengan masalh masalah yang melibatkan semua komponen secara bersama sama dalam pemasaran.Sistem adalah suatu unit yang dibentuk lebih bagian bagian independen yang berinteraksi untuk membentuk sebuah organism fungsi.
v  Manajemen Hasil
Sejak pertama kali ditemukan oleh Peter Drucker di awal tahun 1950an, manajemen hasil atau manajemen berdasarkan sasaran (manjement by objectives/MBO) telah semakin popular.

PERANCANGAN
Perencanaan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi manajemen.ibarat suatu perjalanan dengan menggunakan kapal perencanaan ini merupakan pedoman  yang harus dipakai  untuk mengarahkan tujuan.
v  Bentuk-bentuk perencanaan
a.       Tujuan (Objective)
b.      Kebijakan (policy)
c.       Strategi
d.      Prosedur
e.       Aturan
f.       Program


v  Kegunaan Perencanaan
a.       Mengurangi ketidakpastian serta pada waktu mendatang
b.      Mengarahkan perhatian pada tujuan
c.       Memperingan biaya
d.      Merupkan sarana untuk mengadakan pengawasan
v  Langkah-langkah penyusunan rencana
a.       Menetapkan tujuan
b.      Menyusun anggapan anggapan
c.       Menentukan berbagai alternative tindakan
d.      Mengadakan pernilaian terhadap alternative tindakan yang sudah dipilih
e.       Memgambil keputusan
f.       Menyusun rencana pendukung
v  Perencanaan merupakan proses pendekatan yang rasional
Dengan berbagai macam langakah yang telah dilakukan untuk menyusun suatu perencanaan, dapatlah dikatakan perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.
v  Jangka waktu panjang
Menurut jangka waktunya, perencanaan dapat dikelompokan menjadi tiga golongan yaitu:
a.       Perencanaan jangka panjang
b.      Perencanaan jangka menengah
c.       Perencanaan jangka pendek
Perencanaan pembangunan duapuluh lima tahun di Indonesia yang dikenal dengan nama Era Pembangunan,Merupakan salah satu contoh perencanaan jangka panjang.
v  Faktor-faktor yang membatasi perencanaan.
a.       Sulitnya mencari anggapan secara teliti
b.      Perubahan yang sangat cepat


c.       Kekakuan internal
Kekakuan internal merupakan kekakuan yang tercipta dan berasal dari dalam organisasi dapat berupa a) kekakuan psikhologis b) kekakuan karena adanaya prosedur dan kebijakan c) kekakuan sumberdaya dan dana
d.      Kekakuan external
e.       Waktu dan biaya
v  Pengembalian Keputusan
a.       Syarat pengambilan keputusan
Untuk bertindak ataupun mengambil keputusan secara rasional tersebut membutuhkan beberapa syarat antara lain:
·         Harus berusaha untuk mencapai tujuan
·         Mengetahui dengan jelas  tentang tujuan
·         Harus mempunyai tujuan
·         Harus bersikap optimis
b.      Alat Pengambilan Keputusan
Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat alat seperti 1) operation research 2) teori probabilitas 3) linear programming
Dan masih terdapat beberapa teknik yang dipakai untuk memperbaiki kualitas pengambilan keputusan yaitu:
·         Analisa risiko
·         Pohon keputusan (decision tree)

PENGORGANISASIAN
v  Pengertian
Setiap organisasi memiliki tiga komponen pokok yaitu : personalia, fungsi dan factor fisik.Pengorganisasian merupakan usaha untuk menyusun komponen komponen pokok sehingga dapat dipakai sebagai sarana tujuan. Hubungan yang timbul didalam organisasi dapat berbentuk :hubungan informal dan hubungan formal.

v  Pola hubungan antara Komponen Organisasi
Semua tugas tugas yang dijalankan diorganisir untuk mencapai tujuan, dalam mana tujuan tersebut merupakan titik tolak proses pengorganisasian.
v  Rentang Kekuasaan
Munculnya rentang kekuasaan ini muncul karna adanya keterbatasan pada kemampuan seseorang dalam setiap organisasi.Rentang kekuasaan ini harus ditetapkan untuk mengetahui sampai beberapa seseorang dapat memimpindan mengatur sejumlah bawahan dengan efektif serta efisien. Banyak dikitnya frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan  dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu:
a)      Latihan daribawahan
b)      Pendelegasian wewenang
c)      Perencanaan
d)     Teknik komunikasi
v  Dasar dasar pengolahan bagian didalam organisasi
Pengelompokan menjadi bagian bagian didalam sebuah organisasi dapat didasarkan pd beberapa factor yaitu:
a.       Didasarkan pada suatu angka
b.      Didasarkan pada waktu
c.       Didasarkan pada fungsi perusahaan
d.      Didasarkan pada luas daerah operasi
e.       Didasarkan pada jenis barang yang dihasilkan
f.       Didasarkan pada jenis langganan
v  Karakteristik struktur organisasi
Setiap bentuk karakteristik organisasi yang baik harus memiliki dua karakteristik dasar yaitu:
a.       Keseimbangan dalam organisasi
b.      FLeksibel
PENGARAHAN

v  Prinsip prinsip Pengarahan
Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dakam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan.Oleh karena itu pengarahan dilakukan oleh pimpinan harus berpegangan pada beberapa perinsip yaitu:
a.       Prinsip mengarah kepada tujuan
b.      Prinsip kehormatan dengan tujuan
c.       Prinsip kesatuan komando
v  Cara cara Pengarahan
a.       Orientasi
b.      Perintah
c.       Delegasi wewenang
v  Komunikasi
Komunikasi dapat menggunakan sarana sarana seperti telpon,telegram,televise dll.Dengan menggunakan sarana sarana seperti ini diharapakankomunikasi dapat lebih efektif dan efisien.Maksu maksud tersebut perlu memerhatikan beberapa perisip yaitu:
1.      Komunikasi harus jelas
2.      Prinsip integral
3.      Prinsip penggunaan organisasi informal

MENGKOORDINASIKAN

Koordinasi yang baik dapat dilakukan jika masing masing individu menyadari dan memahani akan tugas tugas mereka.Untuk itu mereka perlu mengetahui lebih dulu tentang tujuan organisasi
v  Prinsip perinsip Organisasi
a.       Prinsip kontak langsung
b.      Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi
c.       Hubungan timbale balik diantara fakto factor yang ada
v  Pelaksanaan Fungsi Koordinasi
Fungsi-fungsi perencanaan ,pengorganisasian dan pengarahan harus didukung oleh fungsi pengkoordinasian dan pengawasan agar tujuan organisasi dapat dicapai.

PENGAWASAN
v  Pengertian
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen.Dengan pengawasan dapat diketahui tentang hasil yang telah dicapai.
v  Langkah- langkah pengawasan
a.       Menciptakan standart
b.      Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standart
c.       Melakukan tindakan koreksi
v  Syarat syarat pengawasan yang baik
Untuk menjalankan pengawasan yang lebih baik perlu melakukan syarat syarat seperti:
·         Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan
·         Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi
·         Pengawasan harus ekonomis



.











Selasa, 12 Oktober 2010

Pemanfaatan Komputer Di Bidang Kepolisian


Kepolisian menggunakan teknologi informasi untuk melakukan berbagai aktifitas, seperti dalam proses pembuatan SIM. Dengan menggunakan teknologi informasi yang melibatkan komputer, kamera digital, perekam sidik jari, dan pencetak kartu SIM, dimungkinkan pembuatan hanya dalam waktu singkat.
Teknologi kompresi memungkinkan sidik jari dapat disimpan secara elektronis dalam ukuran sangat keil sehingga tidak terlalu menyita ruangan media penyimpanan, sedangkan teknologi pencocokan pola dapat digunakan untuk memudahkan pencarian sidik jari yang tersimpan dalam baris data.
Teknologi pengenalan wajah dapat digunakan untuk mengenali wajah-wajah para pelaku tindak kriminal yang telah tersimpan dalam basis data didasarkan oleh suatu sketsa wajah atau foto. Departemen kepolisian di California menggunakan basis data yang disebut Law Enforcement Automated Data System(LEADS) untuk melacak para mantan napi dan mencocokan dengan cepat terhadap foto tersangka.

TUGAS RESUME PENGANTAR BISNIS BAB II


PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN
§   
   Pengertian Lingkungan Perusahaan

Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari
faktor-faktor eksternyang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupu kegiatannya. Lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat.

§  Perusahaan dalam Masyarakat yang Pluralistik

Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.
§  Kesan Negatif Tentang Perusahaan

Masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, penyogokan kepada pejabat pemerintah, periklanan yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang tidak ilegal dan sebagainya.

§  Usaha usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif

Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negatif dari masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatif serta melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat yang efektif.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI, DAN KONSERVASI

§  Ekologi

Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungannya. Hal ini terutama disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor :
1.  Semakin meningkatnya kosentrasi penduduk
2.  Perkembangan teknologi baru
3.  Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi
Tujuan ini memerlukan adanya usaha timbal balik yang mungkin tidak selalu kita inginkan.

§                     Macam – macam Polusi:

a)  Pencemaran Udara
Polusi udara ini menimbulkan dampak negatif yang biasanya dikaitkandengan penyakit jantung dan pernapasan.
b)  Pencemaran Air
Pencemaran air di Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industri, pemukiman, dan lingkungan pertanian. Jarak anatara sumber air tanah dengan tangki peresapan saling berdsekatan sehingga bakteri-bakteri dalam tangki peresapan dapat merembes masuk ke sumber air.
c)  Pencemaran Sampah Awet
Di dunia ini hanaya ada tiga macam tempat pembuangan sampah, yaitu bumi, air, dan angkasa. Hal-hal yang berkaitan dengan sampah awet akan selalu menjadi persoalan.Di indonesia data tentang sampah awet ini belum tersedia sehingga tidak kita ketahui volumenya.
Dalam perekonomian kita proses pengolahan kembali ini sangat penting, di samping dapat menciptakan lapangan kerja juga dapat menghemat energi, memberikan sumber bahan baku pelengkap bagi produksi, dan membantu mengatasi persoalan sampah.Lagi pula, hal ini dapat menghemat bahan baku serta mengurangi jumlah modal untuk investasi yang diperlukan.

§  Energi dan Konservasi

Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama digunakan di samping batu bara dan air.
Dari sumber energi tersebut kiranya energi matahari dapat memberikan prospek penggunaan yang baik di masa depan mengingat bahaya hampir tidak ada, biayanya murah dan bebas polusi.Untuk jangka panjang penghematan seperti ini juga akan berpengaruh pada kelestarian sumber-sumber yang ada, berarti pula semakin lama dapat diamanfaatkan untuk kehidupan manusia.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN
§  Alasan-alasan bagi Meningkatnya Pengeluaran Pemerintah
       Alasan–alasan bagi Pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat. Meningkatnya pengeluaran pemerintah ini merupakan suatu tendensi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi.
§  Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah
Apabila pengeluaran Pemerintah lebih besar dari penghasilannya, maka akan terjadi defisit. Untuk menutup defisit ini dapatlah dilakukan peminjaman kepada bank-bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang negara.
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antara lain :
a.   Pajak Tidak Langsung
Pajak tidak langsung dapat dikenakan atas barang-barang seperti rokok, tembakau, minuman keras, dan sebagainya, yang di bayar oleh importir,produsen dan pedagang besar.Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan(PPN).
Macam pajak lain yang termasuk pajak tidak langsung adalah :
v Pajak penjualan impor
v Cukai
v Bea masuk
v Pajak Ekspor

b.  Pajak Langsung
Pajak Kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayar pajak. Macam pajak lain yang termasuk pajak langsung ini adalah :
v Pajak Pendapatan(PPd)
v Pajak perseroan(PPs),dan
v Pajak dividen.
Secara keseluruhan penerimaan Pemerintah dapat diperoleh dari :
v Penerimaan dalam negeri
v Penerimaan pembangunan
v Pengeluaran ruti, dan
v Pengeluaran pembangunan
LINGKUNGAN HUKUM
Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam :
1.  Hukum Publik
Hukum publik ini mengatur masalah-masalah yang menyingkut kepentingan    dan keamanan umum. Aturan – aturan hukum yang dapat dimasukkan sebagai hukum publik ini antara lain : Hukum Tatanegara, Hukum Tatausaha, dan Hukum pidana
2.  Hukum Privat
Hukum Privat merupakan hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok – kelompok dalam masyarakat. Termasuk ke dalam hukum privat, yaitu Hukum Perdata, dan Hukum dagang.

LINGKUNGAN PEMERINTAH
§  Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan, pengadaan kontrak dan pemberian panten. Pemerintah juga membantu perusahaan – perusahaan kecil atau lemah karena unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan dapat memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen. Bantuan ini sering dinamakan subsidi.
a.   Bantuan di Bidang Transportasi
b.  Bantuan pada perusahaan – perusahaan Kecil, dapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu : Bantuan finansial,Bantuan pemberian kontrak, serta Bantuan teknik dan manajemen.
c.   Bantuan di Bidang Komunikasi
LINGKUNGAN INTERNASIOANAL
a.   Neraca Pembayaran Internasional
Neraca pembayaran ini menggambarkan transaksi – transaksi internasioanal, yaitu jumlah utang negara X kepada negara Y dan jumlah utang dari negara Y kepada negara X.
b.  Perusahan – Perusahaan Multinasional
(Multinational Corporation)
Perusahaan-perusahaan Multinasional kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa, Amerika, dan Jepang.Mereka memperluas pasarnya ke negara-negara lain dengan tujuan untuk menampung kelebihan hasil produksinya di atas kebutuhan untuk konsumsi dalam negeri.
c.   Kegiatan–Kegiatan Multinational
Bertujuan untuk memasarkanbarang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja, tetapi juga ke negara-negara lain.Perusahaan-perusahaan Multinasional beroperasi ke suatu negara untuk mengembangkan pasarnya secara ekonomis dan berusaha memanfaatkan keadaan politik yang menguntungkan.
d.  Ciri–ciri Perusahaan Multinasioanal, :
·    Sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya , meliputi usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua negara.
·    Mempunyai cabang di 20 negara atau lebih
·    Negara-negara yang sedang berkembang diusahakan di bidang sumber daya alam, sisanya di bidang pengolahan,perdagangan, prasarana, transport, perbanjan, turisme dan jasa-jasa lainnya.

e.   Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional, :
1.  Kebaikan Perusahaan Multinasional :
·    Menambah devisa negara melalui penanaman modal di bidang ekspor
·    Mengurangi Kebutuhan devisa untuk impor di sektor industri
·    Menambah pendapatan negara berupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut
·    Menambah kesempatan kerja

2.  Keburukan Perusahaan Multinasional, :
·    Mempengaruhi kekuasaan ekonomi negara.
·    Perusahaan-perusahaan Multinasional memperoleh hasil berupa :
-     Keuntungan yang akan dialihkan ke luar
-     negeriPenyusutan/depresiasi
-     Kebutuhan akan bahan baku dan barang modal harus didatangkan dari Luar Negeri, dan Pemerintah harus menyediakan fasilitasnya.
·    Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi negara.

f.   Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional
·    Export and Import Commission House
·    Merchant Exportersand Importers
·    Manufacture’s ExportAgents
·    Export and Import Brokers

g.  Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
·    Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelompokkan lagi menjadi :
-     Golongan barang utama, terdiri atas :kayu, karet, timah, minyak, kelapa sawit, kopi, tembakau, teh, dan biji kelapa sawit
-     Golongan barang lain, terdiri atas : hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra, bahan makanan, barang tambang dan lain-lain.
·    Impor  yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi 3 macam golongan barang, yakni:
-     Barang konsumsi, terdiri atas : beras, tepung terigu,tekstil.
-     Bahan baku dan penolong, terdiri atas : cengkeh,bahan kimia, hasil dan preparat kimia, bahan cat, pupuk, kertas, benang tenun, cambric,dan shriting, bahan bangunan.
-     Barang modal terdiri atas : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi.